Sesi Sales Capability Development bersama tim sales.
Performance Enhancement

Sales Capability Development

Build Capability. Strengthen Execution. Improve Sales Performance.

Sales Capability Development adalah program pengembangan terintegrasi yang membantu sales professionals meningkatkan capability dan menerapkannya secara konsisten ke dalam aktivitas yang mendorong performa sales.

Program menggabungkan classroom training, coaching, on-the-job sales application, dan progress review, sehingga learning tidak berhenti pada pengetahuan tetapi berkembang menjadi perilaku dan eksekusi penjualan yang lebih efektif.

Peserta akan didampingi oleh tim expert trainer dan coach yang berpengalaman di area sales dan diperkuat aplikasi coaching berbasis AI untuk melatih sales skills melalui simulasi dan roleplay.

Definition

Apa Itu Sales Capability Development?

Sales Capability Development adalah pengembangan terstruktur untuk meningkatkan knowledge, skills, behavior, dan sales execution melalui kombinasi learning, coaching, workplace application, dan progress review.

Berbeda dengan sales training yang berhenti pada transfer pengetahuan dan keterampilan, pendekatan ini membantu peserta menerapkan capability yang dipelajari pada percakapan dengan customer, pengembangan account, sales meeting, prospecting, negosiasi, penanganan keberatan, dan pengelolaan pipeline.

Selain pendampingan oleh expert trainer dan coach, program ini pun diperkuat teknologi berbasis AI untuk melatih sales skill melalui simulasi berbagai skenario penjualan.

Sales professional berdiskusi bersama customer.
Tim sales meninjau pipeline dan peluang penjualan.
How It Works

Bagaimana Program Ini Dijalankan?

Program Sales Capability Development ini menggunakan pendekatan classroom training, sales coaching, field application, dan pengukuran progress berbasiskan kompetensi dan target sales yang disepakati. :

  • Modul-modul training bersifat customized
  • Fokus kompetensi disepakati bersama manajemen
  • AI Simulator digunakan untuk mempercepat penguasaan skill
  • Field application diselaraskan dengan performance target
  • Coaching diberikan untuk memperkuat praktik lapangan
  • Fokus coaching pada perubahan mindset dan perilaku
  • Implementasi lapangan dipantau secara berkala

Program ini tidak hanya berhenti di kelas, tapi juga memastikan implementasinya berjalan secara terstruktur dengan key metrics yang jelas dan disepakati bersama..

Our Approach

Apa yang Membuat Program Ini Berbeda?

Performance & Behavioral Focus

Mengembangkan capability sekaligus perilaku yang dibutuhkan untuk meningkatkan efektivitas dan performance di lapangan.

Execution Oriented

Learning langsung diterapkan pada account, percakapan customer, dan peluang penjualan yang sedang berjalan.

AI-Enhanced

Simulasi berbasis AI membantu peserta berlatih berulang, menerima umpan balik, dan mempercepat penguasaan capability.

Program Components

Empat Komponen yang Saling Menopang

Setiap komponen punya peran berbeda. Digabungkan, keempatnya mengubah pengetahuan menjadi perilaku penjualan yang teramati.

1 · Classroom Training

Build the Foundation. Membangun framework, skill, dan bahasa penjualan yang sama di seluruh tim.

  • Modul training berbasis kompetensi sales
  • Dikurasi sesuai kebutuhan tim dan organisasi
  • Diperkuat AI Roleplay dan Sales Simulation
  • Ditindaklanjuti dengan Coaching Plan for Sales
2 · Sales Coaching

Turn Knowledge into Action. Pendampingan 1-on-1 atau grup agar implementasi sales berjalan efekti.

  • Fokus pada sales mindset and behavior
  • Refleksi atas interaksi dengan customer
  • Memperbaiki pendekatan dan menggali pilihan
  • Memperkuat confidence dan accountability
3 · On-the-Job Application

Apply in Real Situations. Peserta memakai account atau peluang nyata sebagai development project.

  • Weekly sales planning and monitoring
  • Prospecting, customer acquitition & engagement
  • Value proposition & objection handling
  • Stakeholder mapping & account planning
4 · Progress Review

Review and Reinforce. Melihat bagaimana capability diterapkan dan area mana yang perlu diperkuat.

  • Refleksi peserta dan observasi coach
  • Evaluasi dari kinerja sales yang berjalan
  • Indikator perilaku dan aktivitas penjualan
  • Umpan balik dari program sponsor
Topik training disesuaikan dengan kebutuhan AndaKami susun materi berdasarkan kebutuhan pengembangan sales dan tantangan spesifik organisasi Anda.
Discuss Your Needs →
Program Roadmap

Sales Capability Development Journey

Dari diagnosis kebutuhan sampai penguatan capability setelah program berakhir.

1 Di awal program

Capability Diagnosis

2 Modul terkurasi

Classroom Training

3 Pendampingan berkala

Sales Coaching

4 Di antara sesi

On-the-Job Application

5 Di tengah program

Progress Review

6 Di akhir program

Capability Reinforcement

Fokus Pengembangan

Key Sales Capabilities

Delapan capability yang paling sering menjadi fokus, dipilih sesuai sales strategy organisasi.

Customer Discovery

Menggali kebutuhan bisnis, prioritas, tantangan, dan pertimbangan pembelian customer secara lebih dalam.

Consultative Selling

Membangun percakapan yang berangkat dari masalah customer dan nilai bisnis yang ingin dicapai.

Value Proposition

Menghubungkan solusi dengan kebutuhan dan hasil yang benar-benar relevan bagi customer.

Objection Handling

Mengelola keberatan secara konstruktif, tanpa terburu memberi diskon atau justru bertahan berlebihan.

Negotiation

Mencapai kesepakatan yang mempertimbangkan nilai, hubungan, dan sasaran komersial sekaligus.

Account Management

Mengembangkan hubungan dan peluang pertumbuhan di dalam account secara lebih strategis.

Stakeholder Management

Memetakan pengambil keputusan, pemberi pengaruh, dan pengguna dalam proses pembelian.

Sales Execution

Menjaga disiplin dalam perencanaan, tindak lanjut, pengelolaan pipeline, dan langkah berikutnya.

Participants

Siapa yang Cocok Mengikuti Program Ini?

Program dapat dirancang untuk berbagai peran dalam fungsi penjualan:

  • Sales Executives
  • Account Managers dan Key Account Managers
  • Business Development Teams
  • Relationship Managers
  • B2B Sales Teams
  • Sales Supervisors dan Sales Managers

Desain program disesuaikan dengan tingkat pengalaman peserta dan kompleksitas peran penjualannya.

Peserta program Sales Capability Development dalam sesi kelas.
Sales manager memberikan umpan balik kepada anggota tim.
Sustaining Change

Peran Sales Manager Setelah Program

Perilaku baru bertahan atau memudar sangat ditentukan oleh atasan langsung. Karena itu sales manager sebaiknya dilibatkan sejak awal untuk:

  • Menyelaraskan prioritas pengembangan dengan target tim
  • Mengamati penerapan di lapangan
  • Melakukan penguatan secara berkala
  • Memberikan umpan balik atas performance
  • Menjaga penerapan setelah program formal selesai

Bila dibutuhkan, program dapat dipadukan dengan program Leader as Coach untuk membangun kapabilitas coaching internal.

AI-Enhanced

AI-Powered Sales Practice

Program diperkuat dengan Visecoach agar peserta dapat berlatih jauh lebih sering dibanding hanya mengandalkan roleplay di kelas.

Platform Visecoach untuk latihan percakapan penjualan berbasis AI.
  • AI Sales RoleplayBerlatih customer discovery, objection handling, value proposition, percakapan sulit, negosiasi, dan tindak lanjut.
  • Feedback & ReflectionMembantu peserta merefleksikan percakapan dan melihat area yang dapat diperbaiki.
  • Repeated PracticeLatihan dapat diulang sebanyak yang dibutuhkan, kapan pun, tanpa menunggu jadwal kelas.
  • Growth TrackingProgres latihan menjadi salah satu masukan untuk melihat perjalanan pengembangan peserta.
Measurement

Bagaimana Progres Diukur?

Keberhasilan tidak diukur dari kehadiran atau kepuasan pelatihan. Pengukuran dibangun pada empat tingkat.

Learning

Apakah peserta memahami kerangka penjualan dan capability yang dikembangkan?

Behavior

Apakah peserta mulai menerapkan perilaku baru dalam percakapan dengan customer?

Application

Apakah capability diterapkan pada account dan peluang yang mendorong pencapaian target?

Performance

Apakah ada kemajuan pada indikator penjualan yang secara wajar dapat dikaitkan dengan program?

Contoh indikator yang dapat disepakati

Kualitas percakapan dengan customer Persiapan meeting Opportunity progression Stakeholder engagement Pipeline discipline Indikator konversi Account development
Sering Tertukar

Sales Capability Development vs Sales Training

Sales Training

Berfokus pada pembelajaran dan pengembangan keterampilan. Program umumnya selesai ketika kelas berakhir, dan penerapannya diserahkan sepenuhnya kepada peserta.

Sales Capability Development

Menghubungkan training dengan coaching, penerapan pada account nyata, dan progress review, sehingga capability lebih konsisten terlihat di lapangan.

Keduanya dapat berdiri sendiri maupun dijalankan berurutan, tergantung kesiapan tim dan sasaran organisasi.

FAQ

FAQ Sales Capability Development

Apa itu Sales Capability Development?

Program terintegrasi untuk meningkatkan sales knowledge, skills, behavior, dan execution melalui classroom training, coaching, penerapan di tempat kerja, dan progress review.

Apa bedanya dengan Sales Training biasa?

Sales Training berfokus pada pembelajaran dan keterampilan. Sales Capability Development menghubungkan training dengan coaching, penerapan pada penjualan nyata, dan peninjauan progres agar capability benar-benar terpakai di lapangan.

Siapa yang cocok mengikuti program ini?

Sales professional, account manager, key account manager, tim business development, dan sales leader yang ingin meningkatkan capability serta eksekusi penjualan.

Apakah program dapat disesuaikan dengan sales process perusahaan?

Ya. Program dapat disesuaikan dengan customer segment, sales cycle, competency framework, sales methodology, dan sasaran bisnis organisasi.

Apakah peserta menggunakan kasus penjualan yang nyata?

Ya. Penerapan di tempat kerja memakai account, peluang, percakapan customer, dan tantangan penjualan yang sedang dihadapi peserta, sehingga pembelajarannya relevan.

Bagaimana progres peserta diukur?

Melalui refleksi peserta, observasi coach, umpan balik sales manager, indikator perilaku, kemajuan penerapan, dan metrik penjualan yang relevan serta disepakati di awal.

Build Capability. Strengthen Sales Execution.

Sales capability tidak dibangun hanya melalui training. Capability berkembang ketika sales professional punya kesempatan untuk belajar, berlatih, merefleksikan, menerapkan, dan memperbaiki secara berulang.