Integrated Leadership Coaching Skills for Corporate Leaders
Program classroom training selama 2 hari yang dirancang untuk membekali leader dengan keterampilan coaching praktis untuk meningkatkan kinerja tim, membangun engagement, dan memperkuat budaya kolaborasi di organisasi.
Dirancang untuk organisasi yang ingin membangun budaya coaching sebagai bagian dari strategi leadership development dan talent acceleration. Program dapat dilanjutkan dengan 3-month Coaching Implementation Project dan Integrated Coaching Impact Study.
Pelatihan difasilitasi oleh Coach Profesional bersertifikasi ICF dan diperkuat dengan teknologi berbasis AI dari Visecoach.

Di organisasi masa kini, leader tidak cukup hanya memberi arahan. Leader perlu mampu membantu anggota tim berpikir, berkembang, mengambil ownership, dan menemukan solusi secara mandiri.
Melalui coaching skills, leader dapat:
Tanpa kecakapan coaching, leader cenderung menjadi directive, micromanaging, dan reaktif terhadap masalah tim. Program Leader as Coach ini membantu peserta menggeser gaya kepemimpinan dari directing menjadi empowering.
Menekankan perubahan mindset dan perilaku leader dalam menggunakan coaching sebagai bagian dari aktivitas kepemimpinan sehari-hari.
Lebih dari 70% pembelajaran diisi dengan praktik, simulasi, peer coaching, facilitated discussion, dan latihan skenario kepemimpinan nyata.
Diperkuat 6 simulasi roleplay berbasis AI dari Visecoach untuk melatih kecakapan, menerima feedback, dan mendapatkan evaluasi yang terukur.
Program dapat dijalankan sebagai 2 hari pelatihan intensif disertai opsi tindak lanjut implementasi coaching di internal organisasi untuk membangun coaching culture dari level leader dan tim.
Pelatihan intensif 2 hari untuk penguasaan coaching skills:
Outcome:
Peserta memahami dan mampu mempraktikkan coaching conversation secara terstruktur.
Certificate:
Leader as Coach Learner
Peserta mempraktikkan coaching di internal organisasi:
Outcome:
Peserta menerapkan coaching secara terstruktur untuk peningkatan kinerja dan team engagement.
Certificate:
Leader as Coach Practitioner
Analisis data coaching dari praktik internal yang telah berjalan:
Outcome:
Analisis berbasis evidence yang menunjukkan terbangunnya coaching culture di tingkat cohort.
Final Report:
Integrated Coaching Report
Kompetensi utama yang dikembangkan beserta manfaat langsung bagi peserta.
Selain praktik coaching sesama rekan peserta, kelas pelatihan ini menghadirkan AI Roleplay Simulation yang dirancang khusus untuk menyerupai dinamika organisasi Anda.
6 (enam) AI Roleplay Coaching for Leaders:
Melalui AI Coaching Roleplay peserta dapat berlatih tanpa risiko, mendapatkan feedback langsung, dan mengukur kemajuan dirinya secara obyektif. Pendekatan ini memastikan kecakapan coaching tidak hanya dipahami, tetapi siap dipraktikkan setelah kembali ke pekerjaan.

Kelas pelatihan ini tidak hanya bersifat praktis dan observable, tetapi juga disertai penilaian obyektif berbasis parameter kompetensi coaching ICF.

Dengan membekali leader dengan coaching skill dan AI practice simulation, organisasi dapat memperkuat:
Program dapat disesuaikan dengan leadership competency framework, business priorities, dan target behavior organisasi.

Peserta menyatakan pelatihan ini relevan dengan praktik sehari-hari sebagai pemimpin.
Peserta yakin materi yang diajarkan dapat langsung dipraktikkan di keseharian kerja.
Skala rata-rata kepuasan peserta terhadap penyampaian materi dan kualitas pengajar.
Mendapatkan hal-hal yang sangat berguna dalam pemikiran yang sekarang dan perubahan dalam lingkungan.
Keren. Terima kasih Coaching Indonesia. Sesi latihan dengan bantuan AI mantap, ada feedbacknya.
Mantap, sering latihan dan ada penilaian langsung, aplikasinya sangat membantu.
Pelatihan hari ini sangat mengesankan begitu bermanfaat, insight yang diberikan begitu daging.
Sangat insightful, imbang antara pengetahuan dan praktik. Kami bisa langsung mempraktikkan ilmunya.
Terima kasih untuk trainingnya, training yang luar biasa terutama untuk leader.
Leader as Coach adalah pendekatan kepemimpinan di mana leader menggunakan keterampilan coaching untuk membantu anggota tim berpikir, berkembang, mengambil ownership, dan menemukan solusi secara mandiri — bukan sekadar memberi arahan.
Classroom training berlangsung 2 hari atau 16 jam, dapat diselenggarakan offline maupun online. Program dapat dilanjutkan dengan Coaching Implementation Project selama 3 bulan.
Executive leaders, managers dan mid-level leaders, newly appointed leaders, future leader atau high-potential talent, serta organisasi yang ingin membangun coaching capability.
Directing memberi instruksi, mentoring berbagi pengalaman dan saran, sedangkan coaching membantu orang menemukan jawabannya sendiri melalui pertanyaan dan refleksi. Ketiganya dibahas di modul Hari 1.
iGROW adalah struktur percakapan coaching yang digunakan dalam program ini untuk membantu leader menjalankan coaching conversation secara terarah dan konsisten.
Peserta berlatih enam skenario coaching melalui AI Roleplay dari Visecoach, mendapatkan feedback langsung, serta skor berdasarkan parameter kompetensi coaching — sehingga kemajuan dapat diukur secara obyektif.
Peserta yang menyelesaikan classroom training memperoleh sertifikat Leader as Coach Learner. Peserta yang menuntaskan implementation project dan memenuhi persyaratan program dapat memperoleh sertifikat Leader as Coach Practitioner.
Ya. Program dapat disesuaikan dengan leadership competency framework, business priorities, target behavior, serta skenario AI Roleplay yang menyerupai dinamika organisasi Anda.
Membangun coaching culture tidak terjadi hanya dengan memberikan training. Perubahan terjadi ketika leader mempraktikkan coaching secara konsisten, mendapatkan feedback, mengembangkan capability, dan menjadikan coaching sebagai bagian dari cara mereka memimpin tim.